You Are Here: Home» Kesehatan » Diabetes dan Depresi Tingkatkan Resiko Kematian

Diabetes dan Depresi Tingkatkan Resiko Kematian
KapanLagi.com - Penyakit jantung, diabetes dan depresi dapat menjadi kombinasi mematikan, menurut hasil penelitian, yang menunjukkan bahwa bagi orang yang menderita penyakit pembuluh darah, maka kehadiran diabetes atau depresi dapat meningkatkan resiko kematian akibat serangan jantung.
Resiko itu bahkan lebih besar ketika baik diabetes maunpun depresi muncul, peneliti melaporkan hari ini, Minggu (11/3), di pertemuan tahunan Kelompok Psykosomatik Amerika di Budapest, Hongaria.
Dr. Lana L. Watkins dan rekan-rekannya di Universitas Duke, di Durham, Karolina Utara, meeliti sekitar 907 pasien yang menderita penyakit pembuluh daraj, yang muncul ketika arteri yang memasok darah ke otot jantung mengeras dan menyempit.
Sekitar 325 pasien juga menderita diabetes tipe 2. Seluruh pasien diukur tingkat depresinya dengan menggunakan metode yang telah memperoleh standarisasi. Selama lebih dari empat tahun para pasien diikuti kehidupannya, dan sekitar 135 orang diantaranya meninggal.
Penelitian itu menunjukkan bahwa depresi dan diabetes terkait dengan meningkatnya resiko kematian, tidak terkait dengan usia, jenis kelamin, berat badan dan fungsi jantung.
Diantara para penderita diabetes dengan penyakit pembuluh jantung, mengalami sejumlah gejala depresi dapat meningkatkan resiko menjadi 25 persen, menurut laporan itu. Namun, para peneliti terkejut ketika menemukan fakta bahwa depresi ringan tidak mempengaruhi kemampuan bertahan hidup, kata Watkins.
"Batas bawahnya adalah dampak dari resiko bila dikaitkan dengan pasien diabetes yang juga menderita penyakit pembuluh jantung dan sejumlah depresi," kata Watkins. (*/bun)

Tags: Kesehatan