You Are Here: Home» Kesehatan » Pengobatan Pra-Operasi Dibutuhkan Pasien Kanker Perut

Pengobatan Pra-Operasi Dibutuhkan Pasien Kanker Perut
KapanLagi.com - Pasien kanker perut yang menjalani kemoterapi sebelum dan setelah operasi lebih memiliki peluang hidup lebih tinggi, demikian hasil studi yang diterbitkan pekan ini.
"Ini pertama kali kami bisa memperlihatkan bahwa kemoterapi secara tajam meningkatkan hasil operasi," kata David Cunningham, ahli onkologi di Rumah Sakit Royal Marsden di Inggris yang memimpin studi ini.
Kemoterapi meningkatkan angka kelangsungan hidup lima tahun sebesar 57 persen bagi pasien kanker perut yang diderita hampir sekitar lima orang di seluruh dunia setiap tahunnya. Sebanyak 700 ribu orang meninggal karena penyakit itu setiap tahunnya.
Dalam studi ini para peneliti mengkaji 503 pasien dan temuan mereka disiarkan dalam New England Journal of Medicine, terbitan pekan ini.
Menurut tulisan, John Macdonald dari Comprehensive Cancer Center, St. Vincent, New York, dalam New England Journal menyebutkan kemoterapi sebelum dan sesudah menunjukkan sebuah keuntungan. Temuan ini memberikan pilihan baru bagi penderita kanker perut.
Cunningham mengatakan dalam uji coba yang dilakukan belum lama ini, gabungan kemoterapi dan radiasi menunjukkan hasil yang bagus setelah operasi.
Jika penyakit tersebut didiagnosis pada tahap dini, operasi bisa menyembuhkan sekitar 90 persen dari semua kanker perut. Tetapi karena penyakit itu sangat jarang bisa segera terdeteksi, angka kesembuhan merosot jadi 20 sampai 30 persen, sementara banyak dokter selama ini sepakat bahwa kemoterapi pasca operasi tak terlalu efektif, sehingga teknik pengobatan tersebut tak selalu dianjurkan.
Namun studi yang dilakukan pada 45 pusat medis yang mayoritas dilakukan di Inggris, akhirnya mengubah pandangan tersebut.
Tim Cunningham memberi separuh pasien tiga gelombang perawatan menggunakan obat, baik sebelum maupun setelah operasi tumor di perut atau kerongkongan mereka, sementara pasien lain hanya menjalani operasi.
Tim tersebut berharap pemberian obat pra-perawatan akan membunuh sel tumor tersembunyi yang seringkali memungkinkan kanker menyebar setelah operasi, dan membuat tumor itu jadi lebih kecil dan menghilangkan semua gejalanya. Para peneliti juga berharap itu akan memperlihatkan apakah kanker peka terhadap kemoterapi.
Angka kelangsungan hidup selama lima-tahun naik sekitar 36 persen dalam kelompok yang menjalani kemoterapi, sementara pasien yang hanya menjalani operasi tanpa perawatan pasca operasi sebanyak 23 persen.
Selain itu, tumor yang diangkat dari pasien dalam kelompok pra-perawatan memiliki garis tengah 3 centimeter, sedangkan pada pasien yang tak menjalani kemoterapi sebesar 5 centimeter.
Namun dalam studi ini sekitar enam persen pasien harus menghentikan perawatan akibat efek samping serius dalam pengobatan ini.
Obat generik yang digunakan dalam studi ini --epirubicin, sisplatin dan fluorouracil-- telah beredar sejak 1980-an.
Percobaan ini dilakukan untuk melihat apakah penambahan obat keempat, Genentech's (GENE.O) Avastin (bevacizumab) memperlihatkan peningkatan lebih lanjut. (rtr/rit)

Tags: Kesehatan