You Are Here: Home» Kesehatan » Remaja Putri Tak Sadari Pola Hidup Berhubungan Dengan Kanker

Remaja Putri Tak Sadari Pola Hidup Berhubungan Dengan Kanker
KapanLagi.com - Sebagian besar pelajar putri tak menyadari faktor pola hidup dapat mempengaruhi resiko mereka terserang kanker payudara, demikian hasil angket yang disiarkan Senin (10/07) dan dilansir Reuters.
Jajak pendapat yang dilakukan pada lebih dari 10.000 mahasiswa di 23 negara menunjukkan lebih separuh dari mereka mengetahui keturunan merupakan salah satu faktor yang beresiko.
Namun kurang dari lima persen menyadari bahwa menyantap makanan, minum terlalu banyak minuman beralkohol serta kurang berolahraga juga beresiko terserang kanker payudara.
"Sangat mengkhawatirkan banyak wanita muda di setiap negara yang kami survei sangat minim sekali mengetahui dampak kegemukan, mengkonsumsi alkohol dan tak berolahraga," kata Profesor Jane Wardle dari Badan Penelitian Kanker Amal Inggris, yang memimpin tim peneliti ini.
Dari 23 negara yang kami survey, pelajar putri Amerika paling menyadari bahwa pola hidup dapat berperan dalam kanker payudara.
Sepuluh persen pelajar putri Amerika dalam jajak pendapat yang dimuat dalam Eropean Journal of Cancer mengetahui alkohol merupakan salah satu faktor yang beresiko menyebabkan kanker, sementara di Inggris hanya sekitar empat persen dan kurang dari jumlah tersebut di Yunani, Spanyol serta Kolombia.
Pelajar di Islandia, Irlandia, Yunani dan Amerika Selatan mendapat informasi lebih baik mengenai hubungan antara kurangnya olahraga dan kanker payudara dibandingkan dengan pelajar di Inggris.
"Hasil studi ini memperlihatkan bahwa remaja putri lebih cenderung mengutamakan faktor genetika dan meremehkan pentingnya faktor pola hidup," tambah Wardle, yang menekankan bahwa kanker payudara merupakan salah satu kanker paling umum yang menyerang perempuan.
Kanker payudara sendiri menjadi kasus yang paling banyak dialami wanita. Badan Penelitian Kanker Internasional di Lyon, Perancis mencatat lebih dari satu juta kasus terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya, dan mayoritas menyerang perempuan usia lanjut.
Berbagai faktor yang juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara pada perempuan meliputi orang yang memiliki ibu atau kerabat dekat yang terserang penyakit itu, pubertas dini, menopause lambat dan tak memiliki anak.
Pil kontrasepsi dan terapi pengganti hormon (HRT) pasca menopause juga bisa menyebabkan peningkatan resiko perempuan terserang kanker payudara, tapi keadaan tersebut secara berangsur kembali normal setelah seorang perempuan berhenti menggunakannya.
Studi ini meliputi pelajar di negara Afrika, Asia, Eropa dan Amerika Utara dan Selatan. (rtr/rit)

Tags: Kesehatan