You Are Here: Home» Kesehatan » Tinggal Dekat Jalan Raya Bikin Jantungan

Tinggal Dekat Jalan Raya Bikin Jantungan
KapanLagi.com - Selama ini punya rumah di dekat jalan raya dianggap sangat menguntungkan karena posisinya yang strategis. Untuk membuka usaha juga sangat tepat atau jika ingin berpergian kemana-mana aksesnya menjadi lebih mudah dan dekat karena berada di dekat dengan jalan raya yang urusan transportasinya begitu mudah. Tetapi ternyata di balik semua itu, bertempat tinggal di dekat jalan raya yang lalu lintasnya padat mungkin tidak baik bagi jantung Anda.
Kondisi terbuka jangka panjang terhadap polusi udara yang berasal dari jalan raya bebas hambatan atau jalan dengan lalu lintas, yang berada tak jauh dari tempat tinggal Anda dapat meningkatkan resiko pengerasan pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke, kata beberapa peneliti dari Jerman.
"Temuan paling penting dalam studi kami ialah tinggal di dekat lalu lintas padat, sumber utama polusi udara perkotaan, berhubungan dengan artherosclerosis koroner yang merupakan pembuluh darah yang memberi pasokan ke jantung," kata Dr. Barbara Hoffmann, yang memimpin studi tersebut.
"Ini adalah studi pertama yang benar-benar memperlihatkan hubungan antara kondisi terbuka jangka panjang terhadap lalu lintas dengan artherosclerosis koroner," kata Hoffmann, dari University of Duisburg-Essen di Jerman.
Studi tersebut disiarkan dalam jurnal American Heart Association, Circulation.
Berbagai studi sebelumnya telah mengaitkan peningkatan polusi udara dengan peningkatan resiko gangguan jantung, tapi inilah yang pertama memperlihatkan bahwa tinggal di dekat daerah dengan lalu lintas padat berhubungan dengan artherosclerosis koroner.
Studi itu meneliti 4.494 orang dewasa, yang berusia 45 sampai 74 tahun, di tiga kota besar di daerah industri Ruhr, Jerman. Para dokter mengkaji peserta, terutama untuk mencari kemungkinan pengerasan pembuluh darah koroner, yang terjadi ketika terjadi lemak yang mengendap di dinding pembuluh darah jadi keras.
Para peneliti mendapati bahwa dibandingkan dengan orang yang tinggal lebih dari 200 meter dari lalu lintas utama, peluang pengerasan pembuluh darah koroner mereka 63% lebih besar dibandingkan mereka yang tinggal dalam jarak 50 meter dari lalu lintas.
Bagi orang yang tinggal dalam jarak 51 meter sampai 100 meter, kemungkinannya ialah 34% lebih tinggi. Kondisi itu 8% lebih tinggi bagi mereka yang tinggal dengan jarak 100 meter sampai 200 meter dari lalu lintas yang padat.
Persentase itu sudah memasukkan faktor usia, jenis kelamin, perokok dan tekanan darah tinggi.
"Politisi, pembuat peraturan dan dokter perlu menyadari bahwa tinggal di dekat lalu lintas padat mungkin menimbulkan peningkatan resiko yang berbahaya bagi jantung. Potensi resiko karena berdekatan dengan lalu lintas padat mesti dipertimbangkan, ketika mereka merencanakan jalan dan bangunan baru," kata Hoffmann. (*/cax)

Tags: Kesehatan