You Are Here: Home» Kesehatan » Ultrasound Terbukti Sembuhkan Cedera Lutut


Ultrasound Terbukti Sembuhkan Cedera Lutut
KapanLagi.com - Perawatan dengan menggunakan getaran ultrasound berkekuatan rendah terbukti bisa mempercepat penyembuhan sendi tulang lutut yang retak, sementara penggunaan obat NSAID, seperti Celebrex (celecoxib) dan Motrin (ibuprofen), memiliki dampak yang bertolak-belakang, demikian temuan dari studi yang dilakukan pada hewan.

Sendi tulang adalah ikatan berserat kuat yang menghubungkan tulang dengan tulang dan membantu mengontrol rangkaian gerak tulang. Sendi tulang berhubungan erat dengan urat daging, yang menghubungkan otot dengan tulang.
Ultrasound dengan getaran rendah dan NSAID telah digunakan untuk merawat luka sendi tulang, tapi dampaknya pada proses penyembuhan, ketika digunakan terpisah atau bersama-sama, belum dipastikan.
Untuk menyeldikinya, Dr. Stuart J. Warden, dari Indiana University di Indianapolis, dan rekannya menilai proses penyembuhan pada 60 tikus dewasa dengan luka yang sengaja dibuat untuk tujuan percobaan pada sendi tulang kedua lututnya. Kemudian tikus tersebut dirawat dengan Celebrex dalam satu penyelesaian pengantar atau dengan pembawa saja.
Pada masing-masing hewan, satu lutut dirawat dengan ultrasound aktif, sementara lutut lainnya menerima ultrasound dalam keadaan mati.
Ultrasound aktif terbukti bisa mempercepat penyembuhan sendi tulang, sementara celecoxib bertolak-belakang. Lutut yang dirawat dengan cara ini mencapai tingkat kesembuhan yang sama, tapi diperlukan waktu lebih lama melalui pemberian celecoxib, jelas Warden dalam laporannya yang disiarkan The American Journal of Sport Medicine.
Ketika Celebrex dan ultrasound aktif diberikan, dampaknya saling menyembunyikan. Hasil akhirnya ialah lutut tersebut sembuh sama cepatnya dengan menggunakan ultrasound aktif dan penyelesaian pengantar.
Mengenai bagaimana NSAID mengganggu kesembuhan sendi tulang, itu diperkirakan terkait dengan berkurangnya pembentukan collagen (protein yang bertanggung jawab atas kekuatan sendi tulang).
"NSAID bagus jika Anda hanya menggunakannya untuk mengendalikan peradangan dan nyeri selama tiga atau empat hari setelah cedera," kata Warden. "Tetapi temuan kami menunjukkan bahwa anda mesti melepaskan diri dari bahan itu sesegera mungkin, karena obat tersebut dapat mengganggu kesembuhan sendi tulang."
Bagi orang yang masih merasa sakit setelah tiga atau empat hari, Warden menyarankan penggunaan acetaminophen, seperti Tylenol, yang dikenal sebagai paracetamol di banyak negara. (rtr/rit)

Tags: Kesehatan