You Are Here: Home» Kesehatan » Varian Gen Miliki Andil Dalam Serangan Jantung Pada Perempuan

Varian Gen Miliki Andil Dalam Serangan Jantung Pada Perempuan
KapanLagi.com - Penyakit jantung pada perempuan ternyata bukan melulu akibat gaya hidup sehari-hari. Sebuah hasil studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Asosiasi Jantung Amerika, Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology, menunjukan kalau varian gen tertentu mempengaruhi keberadaan penyakit jantung pada perempuan bisa menjadi petunjuk mengenai asal muasal serangan jantung dan stroke.
Dibanding yang tidak punya kelainan gen, perempuan dengan kelainan gen menunjukkan potensi empat kali lipat atau lebih mengalami gejala penyakit arteri koroner, demikian menurut peneliti dari Lembaga Penelitian Children's Hospital Oakland di Kalifornia.
Studi itu didasarkan dari data the University of Iowa, AS yang secara kontinyu dikumpulkan dari 11.377 orang sejak 1971 di Muscantine, Iowa.
Sekitar 750 orang yang mengikuti studi jangka panjang itu setuju memberikan sampel DNA. Mereka juga mengikuti pemeriksaan rutin selama bertahun-tahun. Peneliti dari Children's Hospital Oakland mengidentifikasi gen yang berbeda pada peserta perempuan.
Dengan mengontrol makanan, rokok dan faktor risiko lain pada peserta, para peneliti menemukan sekitar 77% perempuan yang memiliki kelainan gen mengalami gejala awal serangan jantung dan stroke.
Namun karena hampir semua peserta berkulit putih, masih belum diketahui dengan jelas apakah temuan itu juga akan memiliki hasil serupa pada perempuan dari kelompok etnik dan ras yang berbeda, demikian kata Lammer.
Riset itu juga diperluas cakupannya pada pengobatan dan intervensi genetik individual, dimana orang bisa mempelajari penyakit apa yang paling rentan terhadap mereka sehingga mereka bisa memilih gaya hidup untuk mengurangi resiko. "Saya pikir ini adalah gelombang masa depan," katanya.
Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa menurut WHO penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian utama pada perempuan dan sekitar 16,7 juta kematian total setiap tahun di dunia. (*/erl)

Tags: Kesehatan

0 komentar

Leave a Reply

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.