You Are Here: Home» Pendidikan » Hobi Baca Tulis Dan Cita Cita


Perhatian Penting Untuk Pembaca Artike.abajadun.com
  1. Isi artikel, berita dan materi www.artikel.abajadun.com di ambil dan sadur dari berbagai sumber .
  2. Hak cipta dari isi , artikel , berita dan materi lainya adalah menjadi hak milik dari sumber bersangkutan .
  3. Admin abajadun sama sekali tidak berniat membajak dari sumber manapun, semua artikel,berita dan isi merupakan catatan yang pernah say abaca untuk kemudian saya documentasikan di artikel.abajadun.com supaya bisadi baca teman teman dan sebagai media silaturrahmi dan berbagi informasi.
  4. Jika ada yang keberatan dengan pemuatan isi , berita ,artikel, gambar foto,video yang ada di artikel.abajadun.com silahkan anda hubungi saya dan saya tidak akan keberatan menghapus isi materi tersebut .
  5. Bagi pembaca yang ingin menyebarkan /menggunakan materi di artikel.abajadun.com saya persilahkan saja dengan mencantumkan sumber asli artikel .
Terakhir jika ada kebaikan dan keberhasilan , saya ucapkan syukur alhamdilillah , semoga semuanya bias memberi manfaat kepada kita semua baik untuk diri sendiri agama,nusa dan bangsa , sebagai penutup saya sadar bahwa masih banyak kekurangan pada diri saya , untuk itu bila ada kekuarnganya saya mohon maaf dan atas perhatian anda saya ucpakan terimakasih. Akhir kata selamat membaca.
- Hobi Baca Tulis Dan Cita Cita
Melahirkan keinginan itu mudah. Semua orang dianggapnya bisa. Akan tetapi ternyata tidak demikian. Banyak orang sekedar keinginan saja tidak memiliki. Ingin menjadi apa, mereka tidak tahu. Mereka menyerah saja kepada keadaan. Akan dibawa dan menjadi apa, terserah. Tentang hidup, bagaikan air mengalir. Bahkan air lebih kreatif, selalu mencari tempat, sekalipun yang dicari itu selalu tempat yang berada di bawah.

Gambaran tersebut seperti aneh. Apa mungkin ada orang sekedar keinginan saja tidak punya. Coba saja melakukan  survey, menanyakan hal itu di tengah-tengah masyarakat, bahkan kalau perlu kepada para mahasiswa. Nanti pasti akan ditemukan  orang-orang yang menyerah kepada keadaan itu. Mereka menerima apa saja yang terjadi pada dirinya. Menganggap  bahwa,  keadaan itu sudah tidak bisa diubah.

Tentu sayang sekali,  tatkala pikiran seperti itu terjadi pada diri mahasiswa. Mereka tidak memiliki keyakinan bahwa keadaan itu selalu bisa diubah. Apa yang terjadi, termasuk pada dirinya  sudah menjadi kepastian. Akibatnya, keinginan maju saja sudah tidak punya. Kehidupannya sehari-hari hanya mengikuti kebiasaan atau tradisi. Pikirannya tidak digerakkan untuk mencari tahu dan apalagi menciptakan sesuatu yang sekiranya penting untuk dirinya dan lingkungannya.

Perguruan tinggi adalah tempat terjadinya perubahan. Orang masuk ke perguruan tinggi semestinya harus siap menjadi kekuatan pengubah. Perubahan itu selalu diawali oleh keinginan, yaitu keinginan berubah dan maju. Tanpa keinginan menjadi maju  maka tidak mungkin akan bergerak. Gerakan itu selalu diawali oleh adanya keinginan.

Biasanya keinginan itu muncul setelah seseorang melihat sesuatu yang baru.  Sedangkan sesuatu yang baru akan diperoleh dari sebuah kegiatan yang disebut riset atau penelitian. Itulah sebabnya, salah satu misi penting bagi perguruan tinggi adalah melakukan penelitian atau riset itu. Tanpa riset, sebuah institusi pendidikan tidak akan disebut sebagai perguruan tinggi. Riset bagi  perguruan tinggi harus  selalu dilakukan, baik oleh guru besar, dosen, maupun para mahasiswanya. 

Indonesia dikenal sebagai negara  yang subur, tanahnya luas, dan memiliki sumber kekayaan yang luar biasa banyaknya. Akan tetapi oleh karena belum  terlalu banyak riset yang melahirkan pengetahuan baru, maka keinginan maju saja masih harus didorong-dorong. Di mana-mana masih memerlukan motivator  untuk menumbuhkan keinginan maju. Memang rasanya aneh, orang di perguruan  tinggi saja, ------- yang seharusnya menjadi kekuatan pengubah, ternyata masih harus didorong-dorong. Keinginan maju saja tidak punya.

Lagi-lagi Islam,  adalah  mengajarkan tentang perubahan dan kemajuan. Bahkan, sangat jelas sekali, disebutkan bahwa,   Tuhan tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum, selama kaum itu tidak mengubah dirinya atau jiwanya sendiri. Mengacu pada kitab suci itu, maka perubahan itu harus dilakukan dan aspek yang perlu diubah terlebih dulu adalah jiwanya atau keinginannya. Jiwa atau keinginan itulah yang menjadi awal perubahan.

Selain itu, al Qur’an  sangat mengedepankan kegiatan membaca dan mencipta. Bahkan ayat al Qur’an yang pertama kali turun adalah perintah membaca,  dan kemudian dirangkai dengan menyebut salah satu nama Tuhan, yaitu al khaliq yang artinya adalah Yang Maha Mencipta. Melalui ayat ini, dapat ditangkap bahwa membaca dan mencipta menjadi sedemikian penting dalam kehidupan ini,  agar meraih kesuksesan hidup.

Siapapun yang pandai membaca dan mencipta akan memiliki keinginan maju dan melakukan perubahan. Maka,  membaca atau disebut riset menjadi sangat penting. Kemampuan membaca dan mencipta akan melahirkan keinginan maju. Maka, di sanalah sebenarnya pintu-pintu perubahan dan kemajuan itu. Orang di  perguruan tinggi memiliki amanah, yaitu melakukan riset, mencipta, dan selalu memiliki berkeinginan maju. Tanpa itu semua, akan disebut aneh.  Wallahu a’lam.  
Thanks for reading: Hobi Baca Tulis Dan Cita Cita
Tags: Pendidikan

0 komentar

Leave a Reply

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.