You Are Here: Home» Pendidikan , topnews » Lalu bagaimana kita menulis opini ?


Perhatian Penting Untuk Pembaca Artike.abajadun.com
  1. Isi artikel, berita dan materi www.artikel.abajadun.com di ambil dan sadur dari berbagai sumber .
  2. Hak cipta dari isi , artikel , berita dan materi lainya adalah menjadi hak milik dari sumber bersangkutan .
  3. Admin abajadun sama sekali tidak berniat membajak dari sumber manapun, semua artikel,berita dan isi merupakan catatan yang pernah say abaca untuk kemudian saya documentasikan di artikel.abajadun.com supaya bisadi baca teman teman dan sebagai media silaturrahmi dan berbagi informasi.
  4. Jika ada yang keberatan dengan pemuatan isi , berita ,artikel, gambar foto,video yang ada di artikel.abajadun.com silahkan anda hubungi saya dan saya tidak akan keberatan menghapus isi materi tersebut .
  5. Bagi pembaca yang ingin menyebarkan /menggunakan materi di artikel.abajadun.com saya persilahkan saja dengan mencantumkan sumber asli artikel .
Terakhir jika ada kebaikan dan keberhasilan , saya ucapkan syukur alhamdilillah , semoga semuanya bias memberi manfaat kepada kita semua baik untuk diri sendiri agama,nusa dan bangsa , sebagai penutup saya sadar bahwa masih banyak kekurangan pada diri saya , untuk itu bila ada kekuarnganya saya mohon maaf dan atas perhatian anda saya ucpakan terimakasih. Akhir kata selamat membaca.
-
Ciri-ciri Opini dalam dunia jurnalistik antara lain
Mewakili pendapat penulis, menyajikan data dan fakta yang disertai analisis penulis. Opini biasanya terkait tema-tema yang sedang aktual – Memberikan solusi dan alternative pemecahan masalah.
Jenisnya Opini
Jenis opini dalam dunia jurnalistik ada beberapa macam jenis opini, yaitu :
1. Artikel
Artikel adalah salah satu bentuk dari opini, tulisan diberbagai media massa biasanya berbentuk artikel. Hanya saja untuk artikel biasanya memakai bahasa yang formal dan baku namun tetap mencantumkan data dan fakta.
2 Kolom
Kolom atau esai biasanya ditulis oleh penulis-penulis yang sudah berpengalaman di bidangnya. Tulisan berisi opini yang didalamnya berisi kritikan, sorotan, atas perkembangan yang terjadi selama ini. Tulisan ini biasanya ada di beberapa media, dan diisi petinggi atau pimpinan dari media itu, misalanya untuk koran Jawa Pos, biasanya diisi Dahlan Iskan, Majalah Tempo, diisi Goenawan Moehammad, Harian Surabaya Pagi diisi oleh Tatang Istiawan dll
3. Tajuk Rencana atau Editorial
Kolom ini wajib ditulis oleh media tersebut, tajuk rencana atau editorial ditulis untuk mewakili pendapat media tersebut mengenai perkembangan terkini. Misalkan kasus terbaru mengenai kasus Gayus atau kasus Ariel atau si dukun cilik dari Jombang Ponari, dll. Tajuk rencana ditulis secara ringkas dan lugas, tujuannya untuk mempengaruhi pembaca tentang apa yang terjadi dari sudut pandang media tersebut.
4. Surat Pembaca
Surat pembaca adalah kolom yang disediakan oleh media, namanya saja surat pembaca tentunya diisi oleh pembaca. Biasanya surat pembaca berisi mengenai keluhan warga mengenai suatu pelayanan yang tidak memuaskan. Banyak juga berisi mengenai kritikan dari pembaca mengenai suatu kejadian.
MENULIS OPINI
Lalu bagaimana kita menulis opini ?, menulis opini itu paling gampang. …Oke.. dari sekarang kita berlatih menulis opini, coba gambarkan mengenai teman duduk disamping kamu, (misalkan namanya Siti). Pertama yang harus kita pahami coba lihat dulu siapa itu Siti. ? jika sudah, coba anda ceritakan mengenai keseharian siti. Kesehariannya itu bisa dilihat dari aktifitasnya dilihat dari jalannya, hingga cara dandannya, hobinya, hingga cita-citanya. Selama ini yang anda lihat Siti suka memakai bedak yang menor. Suka makan dipinggir jalan. Siti punya hobi baca buku dan lain-lain. Apa yang kita lihat itulah yang bisa kita simpulkan mengenai siapa itu Siti. Namun itu pendapat pribadi kita (subyektif), belum tentu kebenarannya. Sekarang pendapat anda, siti suka berdandan menor, padahal faktanya dia rajin berdandan itu karena ada cowok yang ditaksirnya. Kemudian pendapat anda dia suka jajan dipinggir jalan, padahal faktanya dia jajan dipinggir jalan karena murah harganya. Kemudian dia hobi baca buku, padahal faktanya biar bisa dibilang kutu buku. Itulah kenapa opini itu belum tentu kebenarannya, namun tetap berisi fakta mengenai apa yang kita tulis.
Tags: Pendidikan , topnews

0 komentar

Leave a Reply

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.