You Are Here: Home» artis , Asmara , Budaya , Ekonomi , Islam , Keluarga , topnews » puisi rindu kekasih



Semoga Rindu Cepat Berakhir:
Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani
Biarlah ku nikmati kesunyian ini...

Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini
Biarlah ku nikmati kehampaan ini...
 Mungkin air mata yang tulus kwa lebih bermakna dari pada tawa penuh dusta
Semoga kerinduan ini akan segera berakhir...
Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna dan dapat membuat ku bahagia...

Rindu bukanlah angin:

Tapi air mata bukanlah hujan
Yang membasahi lentik bulu mata
Membiarkanku menyeka embun di pipimu yang mawar
Tapi jiwa bukanlah gemuruh yang memetik dawai di jemari
Membiarkan tanganmu dan tanganku bertelangkup dalam getar
Tapi rindu bukanlah angin yang datang dan pergi
tanpa mampu mengejarnya...

Bayang bayang rindu:
Semilir rasa membelai jiwa tercium fragrance yang jauh disana
Adakah sama yang kau rasa disini aku ingat dirimu saja
Bayang-bayang rindu hiasi dalam beranda
Warna-warna canda tawa dirimu yang jauh disana
Terngiang suara ditelinga merdu membisikkan kata
Penuhi ruang rindu di jiwa darimu yang jauh disana
Rindu padamu sungguh aku rasa beranda hatiku hanya gambarmu saja
Engkau yang jauh disana semoga merasakan rinduku juga...

Mengambang dalam batas yang tak tercapai:
Sunyi malam tenggelam dalam cahaya bulan
langit-langit kita:
mengambang dalam batas yang tak tercapai
Daun-daun menggigil dekapan angin di musim gugur
lagi-lagi kita:
merinding dalam hasrat yang tak tergapai
Jarak membungkus kita dalam mil-mil kesunyian
tapi rindu membuat hati melekat denganmu
Lalu berbaring saling terpaku,
"Dekatlah daku, Dekaplah daku."
Bulan terguling ke dalam kelambu.

Senyum yang menjadi rahasia bibirmu:

Selalu ada puisi untukmu
semua kata yang tujuannya menggambarkan obviate bagaimana indahnya
ingin kupanggil namamu,
Senyum yang menjadi rahasia bibirmu kuperam dalam jantungku
Tumbuh satu per satu menggetarkan sunyi, bermekaran di antara jemari

Sebagian terperangkap ke dalam sajak
sebagian terlepas menjelma kepak
kepak renjana...
Jangan risaukan
kata-kata yang tak terucapkan biarkan menggenang dalam dravidian ingatan
atau angin menyingkap rinduku yang tersembunyi di dedaunan
dan melepaskannya padamu dalam bentuk musim gugur yang indah.. Puisi Cinta Tidak Lucu
Thanks for reading: puisi rindu kekasih
Tags: artis , Asmara , Budaya , Ekonomi , Islam , Keluarga , topnews

0 komentar

Leave a Reply

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.